Keluarga Tiara Andini Sumbang Sapi Kurban di Masjid Al Muhajirin Jember

Jember, Obor Rakyat – Panitia kurban Masjid Al Muhajirin, Lingkungan Gunung Batu Permai, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, mencatat sebanyak delapan ekor sapi dan 33 ekor kambing disembelih pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).
Panitia kurban Masjid Al Muhajirin, Lingkungan Gunung Batu Permai, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.

Total 8 Sapi dan 33 Kambing Disembelih

Jember, Obor Rakyat – Panitia kurban Masjid Al Muhajirin, Lingkungan Gunung Batu Permai, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, mencatat sebanyak delapan ekor sapi dan 33 ekor kambing disembelih pada perayaan Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).

Ketua Panitia Kurban Masjid Al Muhajirin, Prayogi, mengatakan dari total delapan sapi tersebut, tujuh ekor merupakan sapi patungan warga Gunung Batu Permai, sedangkan satu ekor sapi lainnya merupakan bantuan dari keluarga penyanyi asal Jember, Tiara Andini.

“Untuk tahun ini jumlah hewan kurban sapi patungan ada tujuh ekor, ditambah satu ekor sapi dari keluarga Tiara Andini dari Jakarta, sehingga total ada delapan ekor sapi,” ujar Prayogi saat ditemui di lokasi penyembelihan kurban.

Selain sapi, panitia juga menerima 33 ekor kambing kurban. Hewan kurban kambing tersebut tidak hanya berasal dari warga sekitar perumahan Gunung Batu Permai, tetapi juga dari masyarakat luar lingkungan.

Meski jumlah hewan kurban tergolong banyak, Prayogi mengungkapkan total kurban tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Penerbangan Surabaya–Jember Dibuka Lagi, Sinyal Kebangkitan Ekonomi Tapal Kuda

Faktor ekonomi masyarakat disebut menjadi penyebab utama menurunnya jumlah peserta kurban.

“Biasanya satu keluarga bisa ikut tiga bagian sapi, sekarang banyak yang hanya mampu ikut satu bagian saja. Kondisi ekonomi masyarakat memang cukup berat,” katanya.

Menurutnya, bantuan sapi kurban dari keluarga Tiara Andini turut membantu menambah jumlah hewan kurban pada Iduladha tahun ini.

Panitia menyiapkan distribusi daging kurban kepada sekitar 700 hingga 800 penerima manfaat melalui sistem kupon yang telah dibagikan sebelumnya kepada warga.

Pembagian daging dilakukan dengan skema sepertiga untuk pekurban, sepertiga untuk kaum duafa dan masyarakat kurang mampu, serta sepertiga lainnya untuk warga sekitar masjid.

“Kupon sudah tersebar dengan baik. Mulai pukul 11.00 WIB masyarakat yang memiliki kupon dipersilakan mengambil daging kurban di lokasi penyembelihan,” jelas Prayogi.

Sebelum penyembelihan dilakukan, seluruh hewan kurban telah menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas dari dinas terkait untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

“Dokter hewan dari dinas sudah datang dan melakukan pemeriksaan. Biasanya kalau ada kendala hanya pada bagian hati, tetapi secara umum hewan kurban tahun ini sehat,” ungkapnya.

Dalam proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban, panitia melibatkan sekitar 85 relawan.

Selain itu, ibu-ibu muslimat juga turut membantu menyiapkan konsumsi bagi panitia dan pekerja kurban.

Prayogi menambahkan, panitia berencana menaikkan iuran kurban sapi pada tahun depan menyusul kenaikan harga hewan kurban di pasaran.

Jika sebelumnya iuran sekitar Rp3 juta per orang, tahun depan diperkirakan naik menjadi Rp3,25 juta hingga Rp3,5 juta per peserta.

“Kenaikan itu agar nantinya panitia bisa membeli sapi dengan kualitas dan ukuran yang lebih baik,” pungkasnya. (*)


Penulis: Maria Agustina
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *