Kejari Simalungun Kawal Proyek Strategis 2026, Seluruh Pihak Teken Pakta Integritas

Simalungun, Obor Rakyat – Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun resmi memulai pengawalan Proyek Pembangunan Strategis Tahun Anggaran 2026 melalui kegiatan Entry Meeting bersama Pemerintah Kabupaten Simalungun, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan Entry Meeting, Kejari Simalungun bersama Pemerintah Kabupaten Simalungun.

Simalungun, Obor Rakyat – Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun resmi memulai pengawalan Proyek Pembangunan Strategis Tahun Anggaran 2026 melalui kegiatan Entry Meeting bersama Pemerintah Kabupaten Simalungun, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan yang digelar bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Simalungun itu dipimpin langsung Kepala Kejari Simalungun, Munawal Hadi, didampingi Kepala Seksi Intelijen Yudhi Saputra, serta Tim Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS).

Turut hadir Kepala Dinas PUTR Kabupaten Simalungun Hotbinson Damanik, Kepala BPKPD Simson Sauttua Pardomuan, Inspektur Daerah Roganda Sihombing, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Frits Ueki Prapanca Damanik, beserta jajaran pemerintah daerah dan pihak terkait.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh pihak menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjalankan proyek pembangunan secara profesional, jujur, transparan, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, serta nepotisme (KKN).

Baca Juga :  Oknum Wartawan Diduga Peras Warga Sawahlunto Rp 4 Juta, Tiga Berita Negatif di Media Online Dihapus Setelah Uang Dikirim

Kepala Kejari Simalungun, Munawal Hadi, menegaskan bahwa pendampingan yang dilakukan Kejaksaan bukan untuk mencari kesalahan pelaksana proyek, melainkan sebagai langkah pencegahan agar seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai aturan hukum.

“Pendampingan ini bertujuan memastikan proyek terlaksana tepat mutu, tepat waktu, tepat sasaran, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tegasnya.

Entry Meeting ini juga menjadi langkah awal menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan terkait ruang lingkup pekerjaan, mekanisme koordinasi, sistem pengawasan, pengendalian mutu, hingga tata cara pelaporan selama proyek berlangsung.

Melalui sinergi ini, Kejari Simalungun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan proyek strategis daerah agar berjalan efektif, akuntabel, transparan, dan berintegritas sehingga hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat Kabupaten Simalungun. (*)


Penulis: S Hadi Purba
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *