
Bondowoso, Obor Rakyat — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) secara resmi memulai tahapan revitalisasi kawasan Alun-Alun RBA Ki Ronggo. Langkah strategis ini diwujudkan melalui pembangunan fasilitas jalur pedestrian multifungsi yang dirancang secara teknis untuk memfasilitasi aktivitas olahraga ringan (jogging track), sekaligus mengoptimalkan tata ruang hijau publik di pusat perkotaan.
Secara teknis, rekayasa spasial sepanjang 814 meter ini difokuskan pada optimalisasi fungsi ganda (dual-function infrastructure). Selain memperbarui estetika dan kenyamanan pejalan kaki, pembaruan material jalur difungsikan untuk memfasilitasi kebutuhan kebugaran masyarakat secara terukur, inklusif, dan aman.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bondowoso, Henry Kurniawan, mengonfirmasi bahwa tahap awal pengerjaan telah memasuki fase pra-konstruksi melalui demolisi material eksisting.
”Saat ini proses pekerjaan masih berada pada kisaran 6 persen, diawali dengan pembongkaran penutup jalan (paving) lama sebagai tahap persiapan rehabilitasi struktur jalur. Dengan alokasi waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender, pengerjaan ditargetkan rampung secara menyeluruh pada akhir Desember 2026,” ujar Henry saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (7/10/2026).
Aksentuasi Keselamatan Pengguna dan Preservasi Infrastruktur Saluran Air
Salah satu prioritas utama transformasi infrastruktur ini adalah aspek mitigasi risiko keselamatan (user safety). Selama ini, tingginya intensitas aktivitas fisik masyarakat yang memanfaatkan badan jalan raya memicu kerawanan konflik lalu lintas.
Integrasi jogging track ke dalam koridor pejalan kaki diharapkan mampu mengalihkan arus aktivitas fisik ke zona protektif yang terpisah dari lintasan kendaraan bermotor.Dari segi teknis sipil dan drainase perkotaan, revitalisasi ini menerapkan pendekatan preservasi fungsi ekologis.
Pembangunan jalur baru dipastikan tidak mengganggu maupun mengreduksi kapasitas daya tampung sistem saluran air bawah tanah yang telah ada.
”Sistem jaringan drainase eksisting tetap dipertahankan secara utuh. Keberadaan bak kontrol pada jalur eksisting ditata ulang agar tetap berfungsi optimal dalam mendukung integrasi pengelolaan air permukaan,” jelas Henry.
Tahapan Pembangunan dan Akselerasi Fasilitas Pendukung
Pelaksanaan proyek ini menerapkan skala prioritas alokasi anggaran, di mana tahap awal memprioritaskan penyelesaian struktur fisik jogging track. Penataan elemen pendukung, seperti instalasi penerangan jalan umum (PJU) artistik di perimeter luar kawasan akan direalisasikan secara bertahap melalui skema alokasi APBD selanjutnya.
Transformasi Alun-Alun RBA Ki Ronggo menekankan komitmen Pemkab Bondowoso dalam mewujudkan ruang publik yang memenuhi prinsip tata kota modern: bersih, hijau, tertib, serta ramah lingkungan.
Kehadiran infrastruktur kebugaran terpadu ini diharapkan mampu meningkatkan performa indeks kualitas lingkungan hidup sekaligus mendorong budaya hidup sehat bagi seluruh lapisan masyarakat Bondowoso. (*)
Penulis: Latif J
Editor: Redaksi