Perayaan Paskah 2026, Siswa SMPK Maria Fatima Jember Diajak Bangkit dan Jadi Pribadi Lebih Baik

Jember, Obor Rakyat – SMPK Maria Fatima Jember menggelar perayaan Hari Paskah pada Jumat (17/4/2026) dengan penuh khidmat dan sukacita.
SMPK Maria Fatima Jember menggelar perayaan Hari Paskah.

Jember, Obor Rakyat – SMPK Maria Fatima Jember menggelar perayaan Hari Paskah pada Jumat (17/4/2026) dengan penuh khidmat dan sukacita.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru, karyawan, serta siswa-siswi sebagai bagian dari pembinaan iman dan karakter.

Perayaan diawali dengan misa bersama yang dilaksanakan di Gereja Santo Yusup Jember.

Suasana religius terasa sejak awal kegiatan, di mana seluruh peserta mengikuti rangkaian ibadah dengan tertib dan penuh penghayatan.

Kepala sekolah, Sr. Myriam, dalam sambutannya mengajak seluruh siswa untuk memaknai Paskah sebagai momentum kebangkitan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Polres Lumajang Amankan 10 Terduga Pelaku Pengeroyokan Kades Pakel

“Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus. Karena kasih dan pengorbanan-Nya, kita dapat merayakan Paskah dengan penuh sukacita. Paskah adalah kemenangan dan harapan baru,” ujarnya.

Paskah Jadi Momentum Perubahan Diri

Dalam pesannya, Sr. Myriam menekankan bahwa semangat Paskah harus diwujudkan dalam tindakan nyata, khususnya bagi para pelajar di usia SMP.

Ia mengajak siswa untuk berani bangkit dari berbagai hal negatif, seperti kemalasan, kebiasaan menunda, hingga rasa takut mencoba hal baru.

“Jadilah pribadi yang lebih rajin belajar, peduli terhadap teman, serta menghormati orang tua dan guru,” pesannya di hadapan seluruh peserta.

Tanamkan Nilai Kejujuran dan Anti-Bullying

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya nilai kejujuran dan persahabatan di lingkungan sekolah.

Siswa didorong untuk berani bersikap jujur, termasuk saat ujian, serta membangun solidaritas tanpa tindakan perundungan (bullying).

“Jadilah murid yang membawa damai di kelas, setia kawan, dan tidak melakukan bullying. Itulah kebangkitan kecil yang bisa kita lakukan setiap hari,” tambahnya.

Refleksi Paskah di Tahun Spesial

Perayaan Paskah tahun ini juga memiliki makna khusus karena bertepatan dengan 100 tahun usia kongregasi Suster SPM.

Momentum ini dimaknai sebagai ajakan untuk menjadi “terang” bagi sesama dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga mampu membentuk karakter siswa yang beriman, berintegritas, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Di akhir sambutannya, Sr. Myriam menyampaikan harapan agar damai dan sukacita Paskah senantiasa menyertai seluruh keluarga besar sekolah.

“Selamat merayakan Paskah. Semoga kita semua mampu menjadi berkat bagi sesama,” pungkasnya. (*)


Penulis: Maria Agustina
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *