Bantah Hina Wartawan, Kepsek SMAN 1 Dolok Batu Nanggar Luruskan Polemik Komunikasi dan Kewenangan Parkir

​Simalungun, Obor Rakyat – Kepala SMA Negeri 1 Dolok Batu Nanggar, Warkum, memberikan klarifikasi resmi terkait narasi di media massa yang menyebut dirinya telah merendahkan profesi wartawan dan menghalangi tugas jurnalistik.
Kepala SMA Negeri 1 Dolok Batu Nanggar, Warkum, S.Pd., M.Si., saat diwawancarai.

​Simalungun, Obor Rakyat – Kepala SMA Negeri 1 Dolok Batu Nanggar, Warkum, memberikan klarifikasi resmi terkait narasi di media massa yang menyebut dirinya telah merendahkan profesi wartawan dan menghalangi tugas jurnalistik.

Warkum secara tegas menampik tuduhan tersebut dan menekankan pentingnya melihat konteks komunikasi secara utuh serta profesional.

​Warkum menegaskan bahwa pihak sekolah pada dasarnya menjunjung tinggi fungsi media sebagai mitra kontrol sosial dan keterbukaan informasi publik sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

​”Benar ada komunikasi melalui WhatsApp dengan bahasa tersebut. Tetapi konteks percakapannya harus dilihat secara utuh. Prinsip saya adalah saling menghargai. Saya tidak pernah bermaksud menghina pers,” ujar Warkum saat ditemui di Simalungun.

Batas Kewenangan Terkait Area Parkir

​Salah satu substansi yang memicu persepsi publik adalah terkait pengelolaan lahan parkir siswa.

Warkum menjelaskan bahwa pernyataan yang sempat memicu polemik tersebut sejatinya merupakan penjelasan mengenai batas legalitas dan batas kewenangan operasional sekolah, bukan bentuk pengabaian tanggung jawab.​Area parkir yang dipermasalahkan berada di atas lahan milik masyarakat di luar pagar sekolah.

Baca Juga :  Bentuk Peduli dan Berbagi, Kapolsek Pakal Turun Langsung Sambang Warga Kurang Mampu

​”Urusan penggunaan jalan di lahan parkir bukan urusan kepala sekolah. Sekolah punya batas tembok itu. Mengenai parkiran, silakan dikonfirmasi kepada masyarakat yang berkaitan dengan lahan tersebut atau instansi yang berwenang,” tegasnya.

​Mekanisme Pelayanan dan Etika Komunikasi

​Sebagai pejabat yang baru dilantik di SMAN 1 Dolok Batu Nanggar, Warkum terus melakukan penyesuaian dengan lingkungan internal sekolah maupun masyarakat sekitar.
Ia mengimbau agar kerja sama media dilakukan dengan mengedepankan etika komunikasi yang saling menghormati dan tidak mengganggu iklim pendidikan.

​Warkum juga memastikan pintu komunikasi dengan pihak sekolah tetap terbuka lebar. Apabila Kepala Sekolah sedang tidak di tempat, rekan media disarankan berkoordinasi melalui Humas sekolah.

​”Tamu datang dengan sopan, saya pun segan. Kalau ada yang ingin dikonfirmasi, silakan. Jika saya tidak berada di sekolah, silakan sampaikan melalui Humas. Itu bagian dari mekanisme organisasi,” jelasnya.

Baca Juga :  Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto Ingatkan Jajaran Waspadai Dinamika Keamanan 2026

​Menutup klarifikasinya, Warkum mengajak seluruh lini masyarakat, orang tua siswa, dan insan pers untuk bersama-sama berkolaborasi dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan di SMAN 1 Dolok Batu Nanggar.

Ia berharap polemik kesalahpahaman komunikasi ini tidak lagi diperpanjang dan dapat ditempatkan secara proporsional. (*)


Penulis: S Hadi Purba
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *