Aksi Bersih Pantai di Pulau Rutong, Komitmen Jaga Keindahan 17 Pulau Riung

Ngada, Obor Rakyat – Di bawah sinar matahari pagi yang cerah, keindahan Taman Laut 17 Pulau Riung kembali menjadi saksi aksi peduli lingkungan.
Bapak Ani Nikah (BDN) yang juga Wakil Bupati Ngada Periode 2024-2029 Bersama Anak Ani sedang mengumpulkan sampah plastik di Pantai Rutong, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada.

Ngada, Obor Rakyat – Di bawah sinar matahari pagi yang cerah, keindahan Taman Laut 17 Pulau Riung kembali menjadi saksi aksi peduli lingkungan.

Bertempat di Pantai Rutong, Bernadinus Dhey Ngebu bersama Ida Djeradut dan anak Ani Nikah menggelar kegiatan pungut sampah, Minggu (19/4/2026).

Kegiatan itu mendapat perhatian dari Ketua KPUPR (Kelompok Pelaku Usaha Pariwisata Riung), Paulus Mas Muda, yang menyebut kawasan tersebut memiliki potensi wisata bahari yang sangat besar dan masih terbuka untuk dikembangkan.

“Taman Laut 17 Pulau Riung menyimpan kekayaan alam luar biasa, terutama wisata laut yang bisa terus dikembangkan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Terletak di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Pulau Flores, kawasan ini terdiri dari puluhan pulau kecil yang tersebar di utara Flores. Nama “17” merujuk pada simbol peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia setiap 17 Agustus.

Baca Juga :  Industri Porang Mulai Beroperasi di Reok, Didukung Mayoritas Warga

Secara administratif, kawasan ini mencakup lima desa, yaitu Lengkosambi, Benteng Tengah, Tadho, Sambinasi, dan Nangamese. Lokasinya berjarak sekitar 75 kilometer dari Bajawa dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar dua setengah jam perjalanan darat.

Wisatawan biasanya memulai perjalanan dari dermaga di Desa Nangamese dengan menggunakan kapal sewaan untuk menjelajahi pulau-pulau yang sebagian besar tidak berpenghuni.

Menurut penasihat KPUPR, Muhlis Manepo, beberapa pulau favorit wisatawan antara lain Pulau Ontole, Pulau Meja, dan Pulau Tiga yang terkenal dengan keindahan bawah lautnya.

Sementara itu, Pulau Rutong menjadi salah satu destinasi unggulan dengan pasir putih dan air laut jernih berwarna toska. Dari atas bukitnya, wisatawan dapat menikmati panorama laut yang memukau.

Pantai Rutong juga memiliki peran penting sebagai salah satu pintu masuk wisatawan ke kawasan Riung. Hal ini yang mendorong dilakukannya aksi bersih pantai secara rutin.

“Pulau Rutong merupakan salah satu yang pertama dilihat wisatawan saat tiba. Menjaga kebersihannya adalah tanggung jawab bersama,” ujar Bernadinus Dhey Ngebu.

Dalam kegiatan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut, relawan berhasil mengumpulkan tujuh kantong besar sampah yang didominasi plastik, seperti botol minuman, kemasan makanan, dan styrofoam. Sampah tersebut berasal dari aktivitas pengunjung maupun kiriman arus laut.

Aksi ini tidak hanya bertujuan membersihkan pantai, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir, termasuk terumbu karang dan biota laut.
Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan dipadukan dengan edukasi lingkungan bagi masyarakat dan wisatawan guna mendukung pariwisata berkelanjutan.

“Pantai yang bersih adalah cerminan kepedulian kita terhadap alam. Mari jaga keindahan Riung untuk generasi mendatang,” tutup Bernadinus. (*)


Penulis: Dede Dhima
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *