DPC GWI Jember Siap Ramaikan Tajemtra 2026, Ketua GWI Turun Langsung Jadi Peserta 30 Kilometer

Jember, Obor Rakyat – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Kabupaten Jember memastikan ambil bagian dalam Gerak Jalan Tanggul-Jember Tradisional (Tajemtra) 2026.
Bupati Jember, Muhammad Fawait saat memberikan sambutan dalam kegiatan Gerak Jalan Tanggul-Jember Tradisional (Tajemtra) 2026

Jember, Obor Rakyat – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Kabupaten Jember memastikan ambil bagian dalam Gerak Jalan Tanggul-Jember Tradisional (Tajemtra) 2026.

Keikutsertaan organisasi kewartawanan ini menjadi wujud dukungan terhadap agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Jember sekaligus bentuk partisipasi aktif dalam pembangunan daerah.

Tak hanya berperan sebagai penyampai informasi kepada publik, GWI Jember juga ingin hadir langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan yang memiliki nilai olahraga, budaya, persatuan, dan penguatan ekonomi lokal.

Ketua DPC GWI Jember, Sigit Priyono Azeta, mengatakan keikutsertaan organisasinya merupakan bentuk komitmen untuk mendukung event kebanggaan masyarakat Jember tersebut.

“Selama ini kami selalu meliput Tajemtra. Tahun ini kami ingin merasakan langsung semangat perjuangan menempuh rute Tanggul hingga Jember bersama ribuan peserta lainnya,” ujarnya.

Sigit yang kini berusia 52 tahun mengaku telah mempersiapkan diri dengan latihan berjalan kaki secara rutin selama dua jam setiap sore.

Baca Juga :  Polres Jember Gencarkan Edukasi Safety Riding di Titik Rawan Kecelakaan, Tekan Angka Fatalitas

Menurutnya, menyelesaikan rute sekitar 30 kilometer membutuhkan kesiapan fisik, mental, serta tekad yang kuat.

“Saya ingin memotivasi diri sendiri dan masyarakat agar terus bergerak, berolahraga, dan menjaga kebugaran. Usia bukan penghalang untuk tetap aktif,” katanya.

Pada Tajemtra 2026, Sigit akan mengikuti kategori perorangan dengan nomor peserta 01-0940.

Ikut Latihan Bersama Bupati Jember

Sebagai bagian dari persiapan, Sigit juga mengikuti latihan bersama Tajemtra yang digelar Pemerintah Kabupaten Jember pada Kamis (6/8/2026).

Latihan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, dan diikuti aparatur sipil negara (ASN).
Rute latihan dimulai dari halaman Kantor Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air hingga Pendopo Wahyawibawagraha dengan jarak sekitar tujuh kilometer.

Momentum latihan bersama tersebut menjadi ajang membangun semangat sekaligus memastikan kesiapan peserta sebelum menempuh lintasan utama Tajemtra.

Tajemtra Bukan Sekadar Gerak Jalan

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandy, menjelaskan bahwa Tajemtra memiliki makna lebih dari sekadar kegiatan olahraga.

Menurutnya, gerak jalan legendaris itu merupakan simbol semangat long march sejauh 30 kilometer sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, dan membangun kebersamaan masyarakat Kabupaten Jember.

Selain itu, Tajemtra juga memiliki unsur kompetisi. Penilaian peserta dilakukan berdasarkan ketepatan waktu, kedisiplinan, serta kekompakan, baik untuk kategori perorangan maupun beregu.

Pemerintah Kabupaten Jember pun menyiapkan total hadiah mencapai Rp200 juta bagi para pemenang.

Dorong UMKM dan Ekonomi Lokal

Bobby menilai penyelenggaraan Tajemtra memberikan dampak signifikan terhadap perputaran ekonomi masyarakat.
Ribuan peserta yang melintasi jalur sepanjang 30 kilometer diperkirakan akan meningkatkan aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berada di sepanjang rute.

Selain menggerakkan ekonomi, Tajemtra juga dinilai mampu menanamkan semangat cinta tanah air, khususnya bagi kalangan generasi muda.
Hingga Kamis (6/8/2026), jumlah pendaftar Tajemtra 2026 telah mencapai 4.292 peserta, menunjukkan antusiasme masyarakat yang terus meningkat terhadap salah satu event olahraga tradisional terbesar di Kabupaten Jember.

Dengan bergabungnya DPC GWI Jember sebagai peserta, Tajemtra 2026 diharapkan semakin semarak sekaligus memperlihatkan bahwa insan pers tidak hanya menjadi saksi perjalanan pembangunan daerah, tetapi juga turut berpartisipasi aktif dalam setiap momentum yang membawa manfaat bagi masyarakat. (*)


Penulis: Maria Agustina
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *