Kisah Unik HUT ke-81 RI di Banyuwangi: Warga Plembangrejo Gelar Upacara Berbalut Baju Profesi

​Banyuwangi, Obor Rakyat — Semangat nasionalisme menyala di Dusun Plembangrejo, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, ratusan warga dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari buruh, sopir, petani, hingga ibu rumah tangga, menggelar upacara pengibaran bendera Merah Putih dengan mengenakan pakaian kerja masing-masing, Senin (17/8/2026).
Ratusan warga di Banyuwangi dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari buruh, sopir, petani, hingga ibu rumah tangga, menggelar upacara pengibaran bendera Merah Putih dengan mengenakan pakaian kerja masing-masing.

​Banyuwangi, Obor Rakyat — Semangat nasionalisme menyala di Dusun Plembangrejo, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, ratusan warga dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari buruh, sopir, petani, hingga ibu rumah tangga, menggelar upacara pengibaran bendera Merah Putih dengan mengenakan pakaian kerja masing-masing, Senin (17/8/2026).

​Inisiatif unik yang digagas oleh salah satu warga bernama Nurudin sejak tahun 2022 ini dirancang agar warga dapat langsung melanjutkan aktivitas sehari-hari selepas prosesi khidmat.

Berlangsung mulai pukul 07.00 WIB, halaman dusun tampak padat oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari anak-anak sekolah, perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga para lansia.
​Bertindak sebagai inspektur upacara adalah sesepuh Dusun Plembangrejo, Mohammad Yusuf.

Bertindak sebagai inspektur upacara adalah sesepuh Dusun Plembangrejo, Mohammad Yusuf.

Dalam amanatnya, ia menyampaikan pesan krusial mengenai pentingnya menjaga persatuan serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

Suasana haru sempat menyelimuti lapangan saat detik-detik pengibaran bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, di mana sejumlah warga terlihat meneteskan air mata.

​”Upacara ini bukan hanya seremonial. Ini pengingat bagi kami bahwa kemerdekaan diraih dengan pengorbanan. Sebagai warga desa, kami harus mengisinya dengan kerja nyata,” ujar Nurudin di sela-sela kegiatan.

Baca Juga :  Alun-Alun Jember Jadi Saksi Khidmatnya Upacara HUT ke-81 RI, Ajang Perkuat Persatuan di Era Globalisasi

​Rangkaian acara kemudian ditutup dengan tradisi selamatan sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Warga setempat, Anton, turut menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat yang meluangkan waktu berpartisipasi.

Perayaan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa semangat kebangsaan tidak hanya hidup di kota besar, melainkan bersemi kuat dari pedesaan untuk Indonesia. (*)


Penulis: Kyasinto
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *