Generasi Muda Apresiasi Pemaparan Visi-Misi Tiga Calon Rektor Universitas Simalungun

Simalungun, Obor Rakyat — Momentum suksesi kepemimpinan di Universitas Simalungun (USI) menjadi sorotan krusial bagi akselerasi mutu pendidikan tinggi di wilayah Sumatera Utara. Perguruan tinggi swasta yang berdiri sejak 1965 di bawah naungan Yayasan Universitas Simalungun ini resmi menggelar agenda pemaparan visi dan misi dari tiga kandidat calon rektor periode 2026–2030 di Aula Rektorat USI, Pematangsiantar, Kamis (1/10/2026).
Tampak depan gedung Universitas Simalungun. (Fot Ist)

Simalungun, Obor Rakyat — Momentum suksesi kepemimpinan di Universitas Simalungun (USI) menjadi sorotan krusial bagi akselerasi mutu pendidikan tinggi di wilayah Sumatera Utara. Perguruan tinggi swasta yang berdiri sejak 1965 di bawah naungan Yayasan Universitas Simalungun ini resmi menggelar agenda pemaparan visi dan misi dari tiga kandidat calon rektor periode 2026–2030 di Aula Rektorat USI, Pematangsiantar, Kamis (1/10/2026).

​Agenda strategis tersebut disambut hangat oleh elemen generasi muda akademis.

Alvin, salah satu tokoh pemuda setempat, menyampaikan apresiasi mendalam atas transparansi dan akuntabilitas kerja panitia pemilihan yang telah memberikan ruang dialektika terbuka bagi para calon pemimpin kampus.

​Adapun tiga figur akademisi yang berkontestasi dalam bursa calon Rektor USI periode 2026–2030 meliputi:

  • Prof. Dr. Sarintan Efratani Damanik, S.Hut., M.Si. (Rektor Petahana)
  • Dr. M. Ade Kurnia Harahap, M.T. (Wakil Rektor I Bidang Akademik USI)
  • Dr. Rohdearni Wati Sipayung, M.Hum., M.M. (Dekan FKIP USI)
Baca Juga :  Perkuat Sinergi, Pengurus PAC IPK Sitalasari Gelar Silaturahmi Bersama Unsur Muspika dan Kepolisian

​Harapan Akademis dan Orientasi Kepemimpinan Strategis

​Dalam pandangannya, Alvin menegaskan pentingnya menahbiskan kriteria kepemimpinan yang arif, bijaksana, serta memiliki visi transformatif untuk membawa USI beradaptasi dengan dinamika zaman.

Menurutnya, Rektor terpilih nantinya tidak hanya dituntut menguatkan konsolidasi internal, tetapi juga piawai membangun sinergi dan jejaring strategis (external networking) dengan berbagai pemangku kepentingan di luar kampus.

​”Suksesi ini merupakan momentum krusial untuk melahirkan kepemimpinan akademis yang adaptif dan inklusif. Rektor terpilih harus mampu menjembatani tata kelola internal yang solid sekaligus memperluas kolaborasi eksternal demi memajukan marwah Universitas Simalungun,” ujar Alvin.

​Ia menambahkan bahwa adanya keragaman pandangan maupun perbedaan preferensi terhadap paparan visi-misi ketiga kandidat merupakan indikator dinamika demokrasi akademis yang sehat di lingkungan kampus.

Imbauan kepada Pemilik Hak Suara

​Menjelang tahap penentuan, Alvin mengimbau seluruh jajaran Senat Fakultas dan Senat Universitas agar memanfaatkan hak pilih secara objektif, rasional, dan berorientasi jangka panjang. Keputusan para anggota senat dinilai akan menentukan arah kebijakan, mutu kelembagaan, serta daya saing lulusan USI selama empat tahun ke depan.

​”Besar harapan kami kepada jajaran Senat Fakultas maupun Senat Universitas yang memegang mandat suara untuk menjatuhkan pilihan terbaik secara bijaksana. Keputusan ini akan menjadi fondasi utama dalam menentukan arah perjalanan dan kemajuan Universitas Simalungun pada periode 2026–2030,” pangkasnya. (*)


Penulis S Hadi Purba
Editor Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *