
Manggarai Timur, Obor Rakyat — Kebakaran hutan lindung melanda kawasan Raja Mese, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (4/10/2026).
Peristiwa yang terjadi di lintasan strategis jalur Ruteng–Borong ini memicu kekhawatiran meluasnya dampak terhadap fasilitas publik dan kelestarian ekosistem setempat.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya titik api masih dalam penyelidikan.
Selain mengancam vegetasi hutan lindung, kobaran api yang kian membesar dikhawatirkan merusak jaringan transmisi listrik yang membentang di sepanjang jalur utama yang menghubungkan Ruteng dan Borong.
Situasi ini berpotensi memicu pemadaman listrik total di kawasan terdampak jika tidak segera ditangani.
Sesejauh ini, belum tampak adanya armada maupun personel pemadam kebakaran di lokasi kejadian, baik dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) selaku pengelola Taman Wisata Alam (TWA) maupun dari Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur.
Ketiadaan upaya pemadaman secara cepat di lapangan membuat titik api terus menjalar dan berisiko memperluas area yang terbakar.
Para pengguna jalan dan masyarakat setempat berharap pihak berwenang segera menerjunkan tim gabungan ke lokasi guna memadamkan api serta mengamankan pasokan daya listrik publik. (*)
Penulis: Susilo Hermanus
Editor: Redaksi