Karya Bakti Satgas Yonif 521/DY di Papua Pegunungan

Mamberamo Tengah, Obor Rakyat — Kehadiran prajurit TNI di wilayah penugasan tak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga menjawab kebutuhan nyata masyarakat.
Satgas Yonif 521/DY melalui kegiatan karya bakti memperbaiki rumah warga di Distrik Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan.

Perbaiki Rumah Warga dan Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Mamberamo Tengah, Obor Rakyat — Kehadiran prajurit TNI di wilayah penugasan tak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Hal ini ditunjukkan oleh Satgas Yonif 521/DY melalui kegiatan karya bakti memperbaiki rumah warga di Distrik Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan.

Dalam kegiatan tersebut, personel TNI bersama masyarakat setempat bergotong royong memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan agar kembali layak huni. Kolaborasi ini mencerminkan eratnya hubungan antara aparat dan warga dalam membangun lingkungan yang lebih baik di wilayah pedalaman Papua.

Komandan Kompi (Dankipur II) di Kobakma, Kartono, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan sekaligus membantu meringankan beban masyarakat.

“Kami bersama warga bahu-membahu memperbaiki rumah agar dapat kembali ditempati dengan aman dan nyaman,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga :  Buronan Interpol Kasus Penipuan Online Internasional Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta

Hadir Tak Hanya untuk Keamanan

Sementara itu, Komandan Satgas Yonif 521/DY, Rahadyan Surya Murdata, menegaskan bahwa kehadiran Satgas di Papua harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, tugas prajurit tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membantu mengatasi kesulitan warga, terutama di daerah dengan keterbatasan akses pembangunan.

“Kami ingin keberadaan Satgas benar-benar dirasakan. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat,” ungkapnya.

Dampak Nyata bagi Warga

Salah satu warga penerima bantuan, Andreas Soklayo, mengaku sangat terbantu dengan perbaikan rumahnya, termasuk pemasangan talang air yang membuat hunian lebih aman saat musim hujan.

Bagi masyarakat setempat, kehadiran Satgas bukan hanya simbol negara, tetapi juga mitra yang hadir langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Kemanunggalan yang Terjaga

Kegiatan karya bakti ini menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dan rakyat yang terus dijaga, khususnya di wilayah Papua Pegunungan. Di tengah tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur, semangat gotong royong menjadi fondasi penting dalam membangun harapan dan kesejahteraan bersama.

Lebih dari sekadar perbaikan fisik rumah, kegiatan ini merefleksikan upaya membangun kepercayaan dan solidaritas sosial—dua hal yang menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas dan kemajuan di daerah. (*)


Penulis: Maria
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *