Daerah  

RSUD dr. Koesnadi Bondowoso Pastikan Rekrutmen Non-ASN BLUD 2026 Berjalan Transparan

Bondowoso, Obor Rakyat — RSUD dr. Koesnadi Bondowoso menegaskan pelaksanaan rekrutmen tenaga kesehatan Non-ASN BLUD tahun 2026 dilakukan secara terbuka dan transparan.
Press Release penjelasan pelaksanaan rekrutmen tenaga kesehatan non ASN/BLUD 2026. (Dok: RSUD dr. Koesnadi Bondowoso)

Bondowoso, Obor Rakyat — RSUD dr. Koesnadi Bondowoso menegaskan pelaksanaan rekrutmen tenaga kesehatan Non-ASN BLUD tahun 2026 dilakukan secara terbuka dan transparan.

Penjelasan resmi tersebut disampaikan untuk menjawab perhatian publik terkait proses seleksi tenaga kesehatan di lingkungan rumah sakit daerah tersebut.

Manajemen rumah sakit menyatakan seluruh peserta dapat langsung mengetahui nilai hasil ujian setelah menyelesaikan tes kompetensi. Sistem itu diterapkan sebagai bagian dari komitmen transparansi dalam proses rekrutmen tenaga kesehatan.

Selain itu, RSUD dr. Koesnadi Bondowoso juga menjelaskan alasan nilai hasil seleksi formasi Perawat Ahli dan Perawat Terampil tidak dicantumkan dalam lampiran pengumuman hasil tes kompetensi.

Menurut pihak rumah sakit, seluruh peserta pada dua formasi tersebut dinyatakan lolos ke tahapan berikutnya sesuai ketentuan dalam pengumuman resmi rekrutmen.

Baca Juga :  Dugaan Kejanggalan Rekrutmen Nakes Non-ASN BLUD 2026 di Bondowoso Memanas

“Kebijakan tersebut telah diinformasikan secara resmi melalui surat pengumuman hasil tes kompetensi Nomor: 800/1062/30.10.7/2026 tertanggal 20 April 2026,” demikian keterangan resmi manajemen rumah sakit, Sabtu (9/5/2026).

RSUD dr. Koesnadi Bondowoso memastikan seluruh tahapan rekrutmen tenaga Non-ASN BLUD dilaksanakan secara profesional, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Rekrutmen Jadi Sorotan Publik

Pelaksanaan rekrutmen tenaga kesehatan Non-ASN BLUD tahun 2026 menjadi perhatian masyarakat karena berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Bondowoso.

Sistem yang memungkinkan peserta mengetahui nilai secara langsung setelah ujian dinilai mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses seleksi dan meminimalkan potensi polemik.

Manajemen rumah sakit berharap penjelasan resmi tersebut dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat maupun peserta terkait mekanisme seleksi yang diterapkan.

Rumah sakit juga menegaskan bahwa seluruh proses dilakukan berdasarkan aturan dan prosedur yang berlaku guna mendapatkan tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat. (*)


Penulis: Latif J

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *