
Jakarta, Obor Rakyat — Peristiwa tragis terjadi di Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Senin (25/5/2026) sore. Dua bocah kakak beradik dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus selokan saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Kedua korban diketahui bernama Adan Hafizh (9) dan M Adam Rizki (7), warga Jalan Albaido RT 14 RW setempat. Mereka diduga tengah bermain saat hujan turun deras sebelum akhirnya hanyut terbawa derasnya aliran air sekitar pukul 16.00 WIB.
Menurut keterangan warga dan petugas BPBD DKI Jakarta, teman-teman korban yang menyaksikan kejadian itu langsung melapor kepada keluarga dan warga sekitar. Suasana panik pun langsung menyelimuti lingkungan permukiman.
Tim SAR gabungan bersama warga kemudian melakukan pencarian dengan menyisir aliran selokan dan saluran irigasi di sekitar lokasi.
Petugas menghadapi medan sulit karena arus air yang deras dan cuaca yang masih hujan.
Beberapa jam kemudian, korban pertama, Adan Hafizh, ditemukan sekitar 500 meter dari titik awal hanyut dalam kondisi meninggal dunia. Tak lama berselang, sang adik, M Adam Rizki, juga ditemukan di jalur saluran irigasi depan Kantor Kelurahan Lubang Buaya dalam keadaan tak bernyawa.
Tangis keluarga pecah saat kedua jenazah dibawa ke rumah duka. Warga sekitar turut berduka dan membantu proses pencarian hingga malam hari.
Proses evakuasi melibatkan BPBD DKI Jakarta, petugas pemadam kebakaran, PPSU, Satpol PP, Dinas SDA, TNI-Polri, FKDM, hingga pengurus lingkungan setempat.
“Korban sudah ditemukan dan dibawa ke rumah keluarga korban dalam keadaan meninggal dunia,” ujar petugas BPBD di lokasi kejadian.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat cuaca ekstrem dan hujan deras yang berpotensi menimbulkan bahaya di sekitar saluran air. (*)
Penulis: Achmad Sugiyanto
Editor: Redaksi