Libur Sekolah Dongkrak Wisata Gunung Gambir Jember, UMKM Ikut Rasakan Dampaknya

Suasana Agro Rengganis Kebun Teh Gunung Gambir, Desa Gelang, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember.

Jember, Obor Rakyat – Libur sekolah 2026 menjadi angin segar bagi sektor pariwisata di Kabupaten Jember. Salah satu destinasi yang merasakan lonjakan kunjungan adalah Agro Rengganis Kebun Teh Gunung Gambir, Desa Gelang, Kecamatan Sumberbaru.

Di tengah tren masyarakat yang memilih wisata alam sebagai tujuan liburan keluarga, kawasan pegunungan dengan hamparan kebun teh ini mencatat peningkatan jumlah wisatawan dibandingkan tahun sebelumnya.

Tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, ramainya pengunjung juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar.

Pengelola Wisata Agro Rengganis Gunung Gambir, Ahmad atau yang akrab disapa Pak Mamat, mengatakan selama masa libur sekolah jumlah kunjungan mencapai sekitar 200 hingga 250 wisatawan setiap hari. Angka tersebut meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode libur sekolah tahun lalu.

“Mayoritas pengunjung masih berasal dari wilayah Jember, tetapi cukup banyak juga wisatawan dari luar daerah yang datang berlibur ke Gunung Gambir,” ujar Ahmad, Sabtu (4/7/2026).

Baca Juga :  Standar Rais Aam PBNU: Tiga Pilar Keilmuan hingga AHWA Jadi Penjaga Arah Nahdlatul Ulama

Menurutnya, jika dibandingkan hari biasa, peningkatan kunjungan bahkan mencapai sekitar 30 persen. Pada hari normal, jumlah wisatawan berkisar 75 hingga 80 orang per hari, sedangkan pada akhir pekan dapat melonjak hingga sekitar 500 pengunjung.

Wisata Alam yang Semakin Diminati

Selain menawarkan panorama kebun teh yang sejuk dan berada di lereng pegunungan, Agro Rengganis Gunung Gambir juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang wisata.

Pengunjung dapat menikmati kolam renang, vila, camping ground, area outbound, hingga paket wisata edukasi dan outing class. Beragam pilihan tersebut membuat Gunung Gambir tidak hanya menjadi tujuan wisata keluarga, tetapi juga diminati komunitas, sekolah, hingga instansi yang menggelar kegiatan luar ruang.

Kombinasi wisata alam dan edukasi menjadi salah satu alasan meningkatnya minat masyarakat berkunjung selama musim liburan.

Ramainya Wisatawan Gerakkan Ekonomi Lokal

Meningkatnya jumlah wisatawan turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan wisata.
Pelaku UMKM yang berjualan di area Gunung Gambir mengaku mengalami peningkatan omzet selama musim liburan.

Selain itu, koperasi karyawan perkebunan juga memanfaatkan momentum tersebut dengan memasarkan produk unggulan berupa teh dan kopi hasil perkebunan Gunung Gambir kepada para wisatawan.

Kondisi ini menunjukkan bahwa geliat sektor pariwisata tidak hanya memberikan manfaat bagi pengelola, tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi bagi warga di sekitar kawasan wisata.

Infrastruktur Masih Menjadi Tantangan

Di balik meningkatnya kunjungan wisatawan, pengelola menilai masih terdapat pekerjaan rumah yang perlu mendapat perhatian, terutama terkait infrastruktur.

Ahmad menjelaskan akses menuju area kolam renang dan vila sepanjang kurang lebih dua kilometer masih membutuhkan peningkatan kualitas jalan.

Selain itu, ruas jalan provinsi menuju Gunung Gambir juga kerap terdampak longsor ketika musim hujan sehingga berpotensi menghambat akses wisatawan.

“Kami berharap akses jalan bisa segera diperbaiki agar masyarakat semakin nyaman berkunjung dan potensi wisata Gunung Gambir dapat berkembang lebih optimal,” katanya.

Ia juga mengingatkan wisatawan untuk tetap berhati-hati selama perjalanan karena kondisi jalan menuju Gunung Gambir relatif sempit dan memiliki banyak tikungan.

“Silakan menikmati keindahan Gunung Gambir dan jangan bosan untuk datang kembali. Yang terpenting, tetap utamakan keselamatan selama perjalanan,” pungkasnya. (*)


Penulis: Maria Agustina
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *