Kecelakaan Beruntun di Sibolangit: Praktisi Hukum Desak Polrestabes Medan Usut Tuntas dan Transparan!

​Medan, Obor Rakyat – Dugaan kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan di Jalan Jamin Ginting Km 44–45, tepatnya di depan Rumah Makan Garuda Grand Hill, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, terus bergulir.
Ilustrasi mengenai penanganan pasca-kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan di Jalan Jamin Ginting, Sibolangit. Tampak petugas gabungan sedang mengevakuasi mobil dan bus yang ringsek di dekat Rumah Makan Garuda Grand Hill. Di sisi kanan jalan, tampak praktisi hukum Alvin yang mendesak pihak Polrestabes Medan untuk mengusut tuntas dan transparan kasus kecelakaan maut tersebut.

​Medan, Obor Rakyat – Dugaan kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan di Jalan Jamin Ginting Km 44–45, tepatnya di depan Rumah Makan Garuda Grand Hill, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, terus bergulir.

Menyikapi peristiwa maut yang memakan korban jiwa tersebut, praktisi hukum mendesak kepolisian agar mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan objektif.

​Praktisi hukum, Alvin, menegaskan pentingnya penegakan hukum yang berkeadilan tanpa pandang bulu dalam menangani insiden ini.

​”Kami meminta penyidik menangani dugaan tabrakan ini secara profesional, objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku tanpa membedakan siapa pun yang terlibat, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” ujar Alvin kepada media, Minggu (19/7/2026).

​Alvin menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dalam insiden tersebut.

Di sisi lain, ia juga memberikan apresiasi terhadap gerak cepat personel gabungan dalam mengurai kemacetan.

Baca Juga :  BLT-DD Batal Diserahkan, Warga Desa Cantuk Banyuwangi Merasa Dikibuli

​Polda Sumut: Fokus Utama Evakuasi Korban dan Jalur Medan–Berastagi

​Merespons penanganan di lapangan, Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, menjelaskan bahwa sejak menerima informasi pada Jumat (17/7/2026), aparat gabungan langsung diterjunkan untuk mengamankan lokasi.

​”Begitu menerima informasi, personel Polrestabes Medan bersama Ditlantas Polda Sumut langsung bergerak ke lokasi. Kapolrestabes Medan juga memimpin langsung proses evakuasi korban dan penanganan di lapangan,” ungkap Kombes Pol. Ferry.

​Menurutnya, prioritas utama kepolisian saat kejadian adalah meminimalisir dampak kecelakaan terhadap masyarakat luas.

​”Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan TKP, serta memastikan jalur Medan–Berastagi dapat kembali dibuka secepat mungkin agar aktivitas masyarakat tidak terganggu,” tambahnya.

Desakan Kepastian Hukum

​Meski jalur lalu lintas kini telah kembali kondusif berkat penanganan taktis aparat, proses hukum terkait penyebab pasti kecelakaan beruntun ini menjadi sorotan utama. Alvin berharap pihak kepolisian dapat segera mengumumkan hasil penyelidikan secara terbuka kepada publik.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Bentuk Tim Super, Awasi Anggaran dari Pusat hingga Daerah

​”Kami berharap proses hukum dapat berjalan dengan cepat, adil, dan transparan. Ini penting untuk memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat, sekaligus menjadi pembelajaran bahwa segala bentuk tindak pidana lalu lintas harus dicegah dan ditindak tegas,” pungkas Alvin. (*)

Penulis: S Hadi Purba
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *