
Jember, Obor Rakyat — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih tahap ke-5 untuk warga terdampak kekeringan di Dusun Baban Timur (RT 01 dan 02/RW 07), Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Selasa (11/8/2026).
Langkah cepat ini diambil menyusul permohonan resmi dari Kepala Desa Mulyorejo, Abd Azis, serta hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember pada Sabtu (1/8/2026).
Musim kemarau panjang yang terjadi sejak Juli lalu membuat pasokan air warga menyusut drastis.
Kondisi geografis yang belum terjangkau jaringan pipanisasi memperparah situasi. Sumur-sumur warga dengan kedalaman rata-rata 15 meter telah mengering, sehingga sebanyak 85 Kepala Keluarga (KK) terpaksa menempuh jarak hingga 3 kilometer menuju sungai terdekat demi mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Komitmen Pendistribusian Berkala
Kepala BPBD Kabupaten Jember, Edy Susilo, memimpin langsung pendistribusian 5.000 liter air bersih yang dimulai pukul 09.00 WIB.
Air dialirkan ke tandon-tandon penampungan yang telah disediakan BPBD maupun milik warga setempat.
”Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan sesuai kebutuhan. BPBD berkomitmen akan terus mendistribusikan air bersih kapasitas 5.000 liter setiap dua hari sekali ke titik-titik terdampak,” ujar Edy Susilo.
Untuk menunjang penampungan air di lokasi, BPBD Jember juga telah menyiagakan fasilitas penampungan berupa:
- 4 unit tandon air baru kapasitas 1.200 liter.
- 1 unit tandon eksisting kapasitas 2.200 liter.
Kolaborasi di Lapangan
Aksi tanggap darurat ini berjalan lancar berkat kolaborasi antara BPBD Kabupaten Jember, relawan Desa Tangguh Bencana (Destana), serta partisipasi aktif warga setempat.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember berharap intervensi melalui giat distribusi air bersih berkala ini dapat meringankan beban masyarakat Desa Mulyorejo selama masa tanggap darurat kekeringan berlangsung. (*)
Penulis: Maria Agustina
Editor: Redaksi