
Bondowoso, Obor Rakyat — Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Kabupaten Bondowoso mencatatkan performa penyerapan anggaran yang terukur dan proporsional sepanjang semester pertama tahun anggaran 2026.
Capaian ini menegaskan komitmen instansi dalam menjaga ekuilibrium antara kecepatan eksekusi program dan kepatuhan terhadap tata kelola regulasi pengadaan barang/jasa pemerintah.
Kepala Bagian Barjas Setda Bondowoso, Eko Pribadi, mengonfirmasi bahwa evaluasi progresivitas fiskal hingga pertengahan tahun ini menunjukkan realisasi yang berada pada trayek perencanaan (on-track).
Pendekatan yang diterapkan tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian persentase kuantitatif, melainkan pada pemenuhan aspek legalitas dan prosedur administratif.
“Hasilnya normatif, artinya pelaksanaan seluruh program telah akuntabel secara regulasi dan progresnya linier dengan target performa yang direncanakan,” ungkap Eko sapaan lekatnya usai rapat kerja bersama Komisi III DPRD Kabupaten Bondowoso, Rabu (12/8/2026).
Harmonisasi Regulasi dan Kesiapan Operasional Semester II
Memasuki paruh kedua tahun anggaran 2026, Bagian Barjas dihadapkan pada beberapa agenda strategis yang pelaksanaannya bergantung pada penerbitan Petunjuk Teknis (Juknis) dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
Ketergantungan administratif ini diposisikan sebagai langkah preventif guna menjamin kepastian hukum (legal certainty) dalam setiap proses penyedia barang dan jasa.
Di tengah penantian regulasi teknis tersebut, Barjas Setda Bondowoso secara proaktif mematangkan fase prakondisi melalui:
- Penyiapan Dokumen Kualifikasi: Pemetaan awal kebutuhan pengadaan agar siap dieksekusi begitu regulasi tingkat pusat diturunkan.
- Koordinasi Lintas Sektor: Memperkuat sinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis untuk menyelaraskan linimasa pengadaan.
- Mekanisme Transparansi: Memastikan seluruh sistem tata kelola pengadaan berbasis elektronik tetap memprioritaskan asas efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas publik.
Optimisme Pencapaian Target Kinerja Akhir Tahun
Kendati dinamika regulasi menuntut kecermatan ekstra, Eko optimistis kendala teknis ini tidak akan mendistorsi ketercapaian target kinerja instansi pada akhir TA 2026.
Penyesuaian skema kerja dan konsolidasi internal terus digalakkan agar efisiensi waktu dapat dicapai begitu juknis resmi diterbitkan.
“Pada semester kedua ini, kami berupaya agar seluruh program prioritas dapat terakselerasi dengan tetap memegang teguh asas transparansi dan kepatuhan regulatif,” tegasnya.
Melalui harmonisasi antara mitigasi risiko hukum dan akuntabilitas anggaran, Barjas Setda Bondowoso menargetkan optimalisasi capaian penyerapan anggaran secara substansial pada penutupan tahun anggaran 2026. (*)
Penulis: Latif J
Editor: Redaksi