
Samosir, Obor Rakyat — Keluarga besar Toga Pandiangan menegaskan komitmen untuk mempererat persaudaraan sekaligus berkontribusi bagi tanah kelahiran melalui persiapan Musyawarah Nasional (Munas), Silaturahmi Nasional, dan Pesta Budaya Toga Pandiangan Sedunia 2026. Sebagai langkah awal perhelatan akbar tersebut, panitia penyelenggara menggelar audiensi resmi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir di Pangururan.
Kedatangan rombongan Toga Pandiangan disambut langsung oleh Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom yang didampingi Wakil Bupati Samosir, Ariston Tua Sidauruk.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut menjadi sarana silaturahmi sekaligus pemaparan rencana agenda yang dijadwalkan berlangsung di Urat, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir.
Dalam dialog tersebut, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom mengapresiasi inisiatif panitia dan menyambut baik rencana pelaksanaan rangkaian kegiatan tersebut di wilayahnya.
Menurutnya, acara ini menjadi momentum penting untuk merekatkan tali silaturahmi para keturunan (pomparan) sekaligus melestarikan nilai-nilai kebudayaan Batak.
”Bona Pasogit bukan sekadar tempat asal, tetapi rumah yang selalu memanggil kita untuk pulang. Saya menyambut baik rencana Munas dan Pesta Budaya Toga Pandiangan di Samosir. Acara ini menjadi momentum untuk kembali berkumpul, mempererat persaudaraan, melestarikan budaya Batak, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi Bona Pasogit,” ungkap Vandiko.
Dukungan penuh turut disampaikan oleh Pemkab Samosir bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk.
Pemkab Samosir juga mengajak seluruh keturunan Toga Pandiangan yang tersebar di berbagai daerah hingga mancanegara untuk mendukung dan menghadiri perhelatan tersebut.
”Mari kita ajak seluruh pomparan Toga Pandiangan dari berbagai penjuru untuk pulang, berkumpul, dan bersama-sama berbuat bagi Samosir,” ia menambahkan.
Audiensi ini dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci dan jajaran panitia, di antaranya:
- Dr. Lindung Pandiangan (Ketua Umum Toga Pandiangan Sedunia)
- St. Haposan Pandiangan (Ketua Panitia Pelaksana Munas)
- Dr. Tuangkus Harianja, M.M., M.H. (Sekretaris Panitia)
- Pasoroan Herman Harianja (Presiden INAMPA)
- Bendahara Panitia, serta perwakilan unsur Boru dan Ibere.
Perhelatan Munas diproyeksikan menjadi wadah konsolidasi organisasi serta pembahasan arah strategis persaudaraan Toga Pandiangan ke depan.
Sementara itu, Pesta Budaya dirancang sebagai ruang edukasi dan pelestarian adat istiadat bagi generasi muda. Lebih dari sekadar agenda organisasi, kepulangan ke Samosir ini diharapkan menjadi momentum spiritual dan emosional bagi seluruh pomparan untuk kembali menyatu di tanah leluhur. (*)
Penulis: S Hadi Purba
Editor: Redaksi