
Jember, Obor Rakyat — Sebanyak 2.956 calon jamaah haji asal Kabupaten Jember resmi dilepas dalam sebuah seremoni yang sarat makna spiritual di Balai Serba Guna Kaliwates, Senin (4/5/2026).
Pelepasan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi penanda dimulainya perjalanan batin ribuan warga menuju Tanah Suci.
Di tengah suasana khidmat, Bupati Jember Muhammad Fawait—yang akrab disapa Gus Fawait—menyampaikan pesan yang menegaskan bahwa ibadah haji bukan hanya soal kesiapan finansial.
Lebih dari itu, ia menyebut keberangkatan para jamaah sebagai bentuk panggilan langsung dari Allah SWT.
“Tidak semua yang mampu bisa berangkat. Panjenengan semua adalah yang terpilih,” ujarnya di hadapan ribuan calon jamaah.
Haji sebagai Perjalanan Fisik dan Spiritual
Dalam narasi yang lebih dalam, pelepasan ini menggambarkan bagaimana ibadah haji selalu berada di persimpangan antara kesiapan jasmani dan kekuatan spiritual. Gus Fawait mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, mengingat rangkaian ibadah di Tanah Suci menuntut stamina tinggi.
Namun lebih dari itu, ia juga menitipkan harapan yang lebih luas: doa para jamaah untuk Indonesia.
Dalam setiap langkah tawaf dan wukuf, terselip harapan agar bangsa ini tetap kuat, para pemimpinnya diberi kebijaksanaan, dan pembangunan daerah terus berjalan.
Momentum di Tengah Optimisme Daerah
Menariknya, pelepasan calon jamaah haji tahun ini berlangsung di tengah optimisme pembangunan daerah.
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi Jember pada 2025 mencatatkan angka tertinggi dalam lima tahun terakhir. Pendapatan daerah pun mencapai rekor baru.
Narasi ini memperlihatkan hubungan simbolik antara perjalanan spiritual warga dan perjalanan pembangunan daerah—keduanya bergerak menuju arah yang diharapkan lebih baik.
Jadwal Keberangkatan: Dibagi dalam Tiga Tahap
Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Jember, Nurul Hafid Yasin, menjelaskan bahwa keberangkatan jamaah akan dilakukan secara bertahap:
- Kloter 90 dan 91: 14 Mei 2026
- Kloter 92 hingga 96: 15 Mei 2026
- Kloter 97 dan 98: 16 Mei 2026
Pembagian ini bertujuan memastikan kelancaran logistik dan pelayanan bagi seluruh jamaah.
Lebih dari Sekadar Keberangkatan
Pelepasan ini menjadi pengingat bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan geografis menuju Makkah, tetapi juga perjalanan eksistensial—tentang makna hidup, pengorbanan, dan kedekatan dengan Sang Pencipta.
Di ujung acara, doa-doa mengalir, mengiringi langkah para calon jamaah. Mereka tidak hanya membawa harapan pribadi, tetapi juga harapan kolektif sebuah daerah, bahkan sebuah bangsa. (*)
Penulis: Maria Agustina
Editor: Redaksi