Nahkoda Baru PKB Manggarai, Rudi Rudolf Beno Fokus Perkuat Soliditas dan Kaderisasi Partai

Manggarai, Obor Rakyat – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa resmi menetapkan Rudi Rudolf Beno sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Manggarai periode 2026–2032. Penetapan tersebut diumumkan dalam rapat virtual DPP PKB yang digelar serentak untuk seluruh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur, sekaligus mengakhiri masa kepemimpinan Thomas Thahir.
Ketua DPC PKB Kabupaten Manggarai, Rudi Rudolf Beno periode 2026–2032. (Fot Ist)

Manggarai, Obor Rakyat – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa resmi menetapkan Rudi Rudolf Beno sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Manggarai periode 2026–2032. Penetapan tersebut diumumkan dalam rapat virtual DPP PKB yang digelar serentak untuk seluruh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur, sekaligus mengakhiri masa kepemimpinan Thomas Thahir.

Keputusan DPP PKB ini menjadi tonggak baru bagi perjalanan partai di Kabupaten Manggarai. Terpilihnya Rudi Rudolf Beno merupakan hasil rangkaian proses organisasi yang berlangsung melalui Musyawarah Cabang (Muscab) dan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Sosoknya dinilai memiliki pengalaman organisasi dan kapasitas kepemimpinan yang mampu membawa PKB Manggarai semakin berkembang menghadapi dinamika politik ke depan.

Prioritaskan Konsolidasi Organisasi hingga Tingkat Desa

Usai menerima mandat sebagai ketua definitif, Rudi Rudolf Beno menyampaikan apresiasi kepada DPP PKB dan seluruh kader yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin partai selama enam tahun mendatang.

“Kepercayaan ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan loyalitas demi kemajuan partai serta kepentingan masyarakat,” ujar Rudi.

Menurutnya, agenda pertama yang akan segera dilakukan adalah memperkuat konsolidasi organisasi secara menyeluruh, mulai dari tingkat DPC, PAC hingga ranting di desa-desa. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan struktur partai berjalan efektif dan solid dalam menjalankan fungsi politik serta pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  ForBINA Dorong Win-Win Solution dalam Polemik Pengolahan Gas Blok Andaman antara Pemerintah Aceh dan Mubadala Energy

Rudi menegaskan bahwa kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh kepengurusan di tingkat atas, tetapi juga oleh militansi kader di akar rumput yang menjadi ujung tombak perjuangan PKB.

Kaderisasi Jadi Fokus Utama Kepemimpinan

Selain konsolidasi internal, Rudi Rudolf Beno menempatkan kaderisasi sebagai salah satu prioritas utama selama masa kepemimpinannya. Ia berkomitmen membuka ruang bagi berbagai elemen masyarakat, termasuk generasi muda, perempuan, tokoh masyarakat, dan kelompok strategis lainnya untuk bergabung bersama PKB.

Menurutnya, penguatan kaderisasi menjadi kunci untuk membangun partai yang berkelanjutan sekaligus memperluas basis dukungan masyarakat di Kabupaten Manggarai.

“Kami akan memetakan dan mengajak kader-kader potensial untuk berjuang bersama di rumah besar PKB. Semakin kuat kaderisasi dan konsolidasi, semakin besar peluang PKB menjadi kekuatan politik utama di Manggarai,” tegasnya.

Ajak Kader Bersatu Pasca Muscab dan UKK

Dalam kesempatan tersebut, Rudi juga mengajak seluruh kader untuk mengakhiri berbagai perbedaan yang muncul selama proses Muscab dan UKK.

Ia menilai bahwa setelah penetapan kepengurusan definitif, seluruh elemen partai harus kembali bersatu demi memperkuat organisasi dan menghadapi agenda politik yang akan datang.

Baca Juga :  Kapolri Beri Pembekalan 2.000 Capaja TNI-Polri: Tekankan Sinergitas Hadapi Tantangan Bangsa

“Tidak ada lagi kelompok A atau kelompok B. Hari ini kita semua adalah PKB. Mari bergandengan tangan, merapatkan barisan, memperkuat struktur, dan bekerja bersama untuk membesarkan PKB serta memperjuangkan kepentingan masyarakat Manggarai,” katanya.

PKB Manggarai Diharapkan Semakin Solid

Dengan ditetapkannya kepengurusan definitif periode 2026–2032, DPC PKB Manggarai diharapkan mampu memperkuat soliditas internal sekaligus memperluas dukungan masyarakat melalui penguatan organisasi, kaderisasi yang berkelanjutan, dan kerja-kerja politik yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Kepemimpinan baru Rudi Rudolf Beno dinilai menjadi momentum penting bagi PKB Manggarai untuk melakukan pembenahan organisasi serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan politik di tingkat daerah maupun nasional dalam beberapa tahun mendatang. (*)


Penulis: Susilo Hermanus
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *