
Bondowoso, Obor Rakyat — Jagat media sosial dihebohkan oleh unggahan akun atas nama Ahmad Furqan yang melontarkan kritik keras terhadap Pemerintah Desa (Pemdes) Pucang Anom, Kecamatan Jambesari Darus Sholah, Kabupaten Bondowoso.
Unggahan tersebut memicu polemik publik setelah menuding pihak desa tidak peduli terhadap warga kurang mampu yang mengidap penyakit kanker.
Selain mempermasalahkan kepedulian Pemdes, pemilik akun juga mengklaim bahwa fasilitas ambulans desa tidak dapat digunakan lantaran telah digadaikan.
Akun tersebut bahkan meminta Bupati Bondowoso untuk turun tangan mengambil tindakan tegas atas persoalan ini.
Menanggapi narasi yang beredar, Kepala Desa (Kades) Pucang Anom, Guntur Irwanto, membantah tegas seluruh tuduhan tersebut. Ia menepis tudingan bahwa Pemdes menelantarkan warga yang sedang sakit.
”Saya dan perangkat desa sewaktu dia sakit mengantar dan menjemput langsung ke rumah sakit. Semua dokumen rujukan ke Malang kami yang bantu urus. Untuk biaya transportasi, kami bahkan berpatungan bersama bidan dan perawat desa. Silakan konfirmasi langsung ke perawat Desa Pucang Anom,” ujar Guntur melalui pesan tertulis, Kamis (24/9/2026).
Guntur juga melampirkan bukti dokumentasi berupa foto yang memperlihatkan jajaran Pemdes saat mendampingi proses rujukan warga tersebut ke rumah sakit di Malang.
Terkait Isu ambulans desa yang diduga digadaikan, Guntur menegaskan informasi itu tidak benar dan merupakan bentuk disinformasi.
Pihaknya kini tengah melacak keberadaan pemilik akun media sosial tersebut yang disinyalir menggunakan identitas palsu.
”Informasi soal ambulans digadaikan itu sama sekali tidak benar. Kami saat ini sedang menelusuri pemilik akun Facebook tersebut, yang kami duga menggunakan nama samaran,” tegasnya. (*)
Penulis: Latif J
Editor: Redaksi