Tragedi di Jalan Lengang Bondowoso: Petugas Bank Cabang Pujer Ditikam OTK Saat Pulang Bertugas

​Bondowoso, Obor Rakyat — Duka mendalam menyelimuti warga Desa Randu Cangkring, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso. Amdina Riska Amalia (25), seorang pegawai Bank PNM Mekaar yang dikenal gigih bekerja, menjadi korban aksi keji orang tak dikenal (OTK) pada Senin (12/10/2026) malam.
Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP. (Ilustrasi)

​Bondowoso, Obor Rakyat — Duka mendalam menyelimuti warga Desa Randu Cangkring, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso. Amdina Riska Amalia (25), seorang pegawai Bank PNM Mekaar yang dikenal gigih bekerja, menjadi korban aksi keji orang tak dikenal (OTK) pada Senin (12/10/2026) malam.

​Peristiwa pilu tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB di lintasan jalan umum yang sepi penghubung Dusun Krajan, Desa Padasan, menuju Dusun Karang Kaduk, Desa Randu Cangkring.

Saat itu, korban yang sedang mengendarai sepeda motor dalam perjalanan pulang tidak menyadari bahwa langkahnya sedang diintai oleh bahaya.

​Seorang pria misterius yang mengendarai sepeda motor matik membuntutinya dari belakang. Di tengah kegelapan dan sepinya jalur lintasan, pelaku tanpa belas kasihan mendekati motor korban dan mencoba merampas tas gendong yang dibawanya.

​Amdina sempat berusaha keras mempertahankan barang miliknya. Namun, pertahanan gigih perempuan muda tersebut dibalas tindak kekerasan brutal. Pelaku nekat merampon rasa aman korban dengan menancapkan senjata tajam tepat di bagian perut sebelah kanan korban.

Penusukan tersebut mengakibatkan luka robek fatal sepanjang kurang lebih 7 sentimeter.
​Aksi keji pelaku akhirnya terhenti ketika pengendara lain melintas di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Kebakaran TPA Paguan Bondowoso: Damkar dan BPBD Baku Tembak Padamkan Api

Panik keberadaannya diketahui orang lain, pelaku langsung memacu kendaraannya dan melarikan diri ke dalam kegelapan malam, meninggalkan korban yang terkapar bersimbah darah.

​Warga dan pengguna jalan yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan darurat. Dengan kondisi kritis, Amdina dilarikan ke RSUD dr. H. Koesnadi Bondowoso untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

​Kasat Reskrim Polres Bondowoso, Iptu Wawan Triono, membenarkan insiden penganiayaan berat yang menimpa pegawai bank tersebut.

Pihaknya bergerak cepat menerjunkan tim ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti-bukti awal serta mengidentifikasi pelaku.

​”Benar, kami menerima laporan dari warga terkait dugaan penganiayaan dan penusukan terhadap seorang perempuan. Peristiwa terjadi sekitar pukul 22.00 WIB,” ujar Iptu Wawan Triono saat dikonfirmasi, Selasa (13/10/2026).

​Iptu Wawan menjelaskan bahwa dugaan sementara mengarah pada upaya perampasan yang disertai tindak kekerasan menggunakan benda tajam.

​”Pelaku membuntuti korban. Di tempat yang sepi, pelaku mendekat lalu menarik-narik tas gendong yang dibawa korban. Pelaku kemudian melukai korban dengan cara menusukkan benda tajam ke arah perut, hingga mengakibatkan luka robek di perut bagian sebelah kanan,” jelasnya.

​Hingga saat ini, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam dan mengejar pelaku penusukan yang telah merenggut ketenangan warga Pujer tersebut.

Keluarga dan kerabat korban berharap kepolisian dapat segera menangkap pelaku agar keadilan bagi Amdina dapat ditegakkan. (*)


Penulis: Kusnanto
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *