Pangdam V Brawijaya Tinjau Lokasi Yonif Teritorial Pembangunan di Bondowoso

Bondowoso, Obor Rakyat – Kunjungan kerja Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin ke lokasi rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, menjadi sinyal kuat dimulainya langkah strategis yang diyakini akan memperkuat pertahanan negara sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., bersama Wakil Bupati Bondowoso, KH. As’ad Yahya Safi’i, S.E., Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., Ketua DPRD Bondowoso H. Achmad Dhafir, S.H., M.H., Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Prawito, jajaran Forkopimda, pejabat Kodam V/Brawijaya, Perhutani, serta sejumlah instansi terkait saat mengunjungi lokasi rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Kecamatan Sumberwringin.

Siap Perkuat Pertahanan dan Dongkrak Ekonomi Daerah

Bondowoso, Obor Rakyat – Kunjungan kerja Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin ke lokasi rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, menjadi sinyal kuat dimulainya langkah strategis yang diyakini akan memperkuat pertahanan negara sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Peninjauan yang berlangsung di Desa Sukorejo, Kecamatan Sumberwringin, Selasa (2/6/2026) tersebut menjadi bagian dari persiapan pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan Tahap IV Tahun 2026 yang akan berdiri di kawasan Hutan Perhutani KPH Bondowoso, BKPH Sumberwringin, RPH Kluncing, Petak 29B seluas 51,83 hektare.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Safi’i, Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo, Ketua DPRD Bondowoso Achmad Dhafir, Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Prawito, jajaran Forkopimda, pejabat Kodam V/Brawijaya, Perhutani, serta sejumlah instansi terkait.

Dalam paparannya, Letkol Inf Prawito menjelaskan bahwa lokasi pembangunan dipilih karena memiliki nilai strategis untuk memperkuat sistem pertahanan wilayah selatan Bondowoso sekaligus mengamankan jalur penghubung Bondowoso–Banyuwangi.

Selain faktor keamanan, kawasan tersebut juga didukung berbagai fasilitas umum seperti sekolah, pasar, puskesmas, dan tempat ibadah.

Baca Juga :  Viral Dituding Tak Berpendidikan dan Menghalalkan Korupsi, Ketua DPRD Bondowoso Tempuh Jalur Hukum

Potensi sektor pertanian, perkebunan, peternakan, hingga perikanan di sekitar lokasi dinilai mampu mendukung kebutuhan personel maupun masyarakat yang akan berkembang bersama keberadaan satuan baru tersebut.

Pembangunan Yonif TP akan dilakukan secara bertahap.

Tahap awal meliputi pembangunan empat unit barak, dapur, serta garasi alat berat. Ke depan, kawasan tersebut akan berkembang menjadi kompleks militer lengkap yang mencakup markas komando, perumahan personel, lapangan latihan, gudang amunisi, dan fasilitas pendukung lainnya.

Menariknya, satuan yang diusulkan akan mengusung nama “Tunggul Hulung”, yang diambil dari nama tombak milik Bupati pertama Bondowoso sebagai simbol keberanian, kewibawaan, dan semangat menjaga kedaulatan bangsa.

Dalam arahannya, Pangdam V/Brawijaya menilai lokasi pembangunan Yonif TP Bondowoso sangat ideal dan memiliki prospek besar dalam mendukung kepentingan pertahanan nasional maupun pembangunan daerah.

Menurutnya, keberadaan sekitar 600 personel TNI nantinya akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian masyarakat sekitar.

“Berdasarkan pengalaman di sejumlah daerah, keberadaan satu batalyon mampu menghadirkan perputaran ekonomi hingga miliaran rupiah setiap bulan. Kebutuhan pangan, jasa, transportasi, dan berbagai kebutuhan lainnya akan melibatkan masyarakat sekitar sehingga membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru,” ujar Mayjen TNI Rudy Saladin.

Pangdam juga menegaskan bahwa pembangunan akan dilaksanakan secara bertahap, terukur, dan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat serta kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo menegaskan bahwa pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan merupakan momentum penting untuk memperkuat ketahanan wilayah sekaligus mempercepat pembangunan daerah.
Menurutnya, sinergitas TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan stabilitas keamanan yang mendukung investasi dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Pangdam V/Brawijaya juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Forkopimda, Perhutani, dan seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung proses survei hingga persiapan pembangunan.

Peninjauan lokasi ini menjadi bukti nyata kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun kekuatan pertahanan yang modern, adaptif, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan Bondowoso diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat kedaulatan negara, mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, dan menghadirkan masa depan yang lebih aman, maju, dan sejahtera bagi masyarakat Bondowoso. (*)


Sumber: Humas Polres Bondowoso
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *