
Manggarai, Obor Rakyat – Mengantisipasi tingginya risiko keselamatan warga akibat luapan air yang merendam sejumlah ruas jalan utama, Camat Satarmese Barat, Yosef Soni, turun langsung meninjau lokasi rawan banjir di wilayahnya pada Senin (20/7/2026).
Langkah tanggap ini diambil untuk memastikan penanganan darurat berbasis gotong royong dapat segera direalisasikan.
Peninjauan lapangan dilakukan bersama aparat desa dan warga setempat di dua titik utama langganan banjir, yakni Wae Laja di Desa Ceka Luju dan Wae Berang di Desa Satar Ruwuk.
Hingga peninjauan berlangsung, luapan air dilaporkan masih melintasi badan jalan sehingga membahayakan pengguna kendaraan yang melintas.
”Setiap musim hujan, kedua titik ini menjadi penghambat utama mobilitas warga mulai dari akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga distribusi hasil pertanian,” ujar Yosef Soni di lokasi peninjauan.
Langkah Darurat di Wae Laja
Sebagai respons cepat, Pemerintah Kecamatan Satarmese Barat menyepakati aksi kerja bakti massal bersama warga Desa Satarluju dan Desa Ceka Luju pada Jumat (24/7/2026) mendatang.
Kerja bakti ini akan difokuskan pada pembersihan dan pembukaan jalur air menuju gorong-gorong di Wae Laja.
- Skema Penanganan: Membuka dan membersihkan alur air yang tersumbat menuju gorong-gorong agar volume air yang meluap ke badan jalan berkurang.
- Syarat Pelaksanaan: Kerja bakti dilakukan secara aman apabila debit air dilaporkan telah menurun.
Yosef mengakui bahwa langkah pembersihan ini bersifat penanganan darurat, namun krusial untuk meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas dalam jangka pendek.
Tantangan Infrastruktur di Wae Berang
Berbeda dengan Wae Laja, penanganan di lokasi Wae Berang dinilai memerlukan intervensi teknis berskala besar dari pemerintah daerah.
Karakteristik sungai Wae Berang yang hanya memiliki tunggal alur membuat upaya pengalihan arus secara manual tidak memungkinkan.
”Untuk Wae Berang, penanganannya membutuhkan penataan infrastruktur yang permanen dari dinas teknis terkait,” kata Yosef.
Urgensi Solusi Permanen dan Imbauan Keselamatan
Meski mengapresiasi respons cepat pihak kecamatan, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Manggarai dapat segera mengalokasikan program jangka panjang.
Beberapa kebutuhan mendesak yang diusulkan warga meliputi:
- Normalisasi alur sungai
- Pembangunan sistem drainase yang memadai
- Pelebaran dimensi gorong-gorong
- Pembangunan struktur pengendali banjir
Pemerintah Kecamatan Satarmese Barat mengimbau seluruh masyarakat dan pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan Wae Laja dan Wae Berang, serta tidak memaksakan diri melintas saat debit air naik demi keselamatan jiwa. (*)
Penulis: Rudolf
Editor: Redaksi