Akselerasi Ekowisata Daerah: Tim Juri Wonderful Indonesia Awards Uji Kelayakan Desa Sumberwringin

Tim Juri Kemenpar saat meninjau Desa Wisata Sumberwringin, Bondowoso, usai tembus Top 15 Nasional.

Bondowoso, Obor Rakyat — Momentum penguatan ekosistem pariwisata berbasis kawasan keberlanjutan kembali mencatatkan milestone penting di Kabupaten Bondowoso. Usai melaju secara intuitif hingga menembus jajaran 15 Besar (Top 15) Nasional pada ajang bergengsi Desa Wisata / Wonderful Indonesia Awards 2026, Desa Wisata Sumberwringin, Kecamatan Sumberwringin, secara resmi menerima visitasi penilain lapangan dari Tim Juri Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia pada Senin (28/9/2026).

​Rangkaian visitasi komprehensif ini diinisiasi melalui penerimaan kehormatan di Pendopo Bagus Asra Ki Ronggo Bondowoso, sebelum rombongan evaluator bertolak menuju episentrum potensi ekowisata di lereng pegunungan Sumberwringin.

Agenda penilaian ini turut didampingi secara langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bondowoso, Gede Budiawan, bersama Camat Sumberwringin, Probo Nugroho.

​Dalam verifikasi faktual tersebut, tim juri menelaah secara mendalam lanskap Teduh Glamping sebuah manifestasi kompromi harmonis antara kenyamanan akomodasi modern (gourmet camping) dan retret alam terbuka serta melakukan eksplorasi vegetatif di kawasan ikonik Hutan Pelangi.

Peninjauan ini difokuskan pada tiga pilar fundamental: autentisitas daya tarik alam, tata kelola kelembagaan (destination governance), serta efektivitas model konservasi lingkungan yang berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang (sustainable tourism).

Baca Juga :  Konsolidasi Elemen Masyarakat: DPRD Bondowoso Dorong Sinergi Strategis Bersama DPC Madas Sedarah

​Visitasi ini diharapkan dapat mengukuhkan Desa Wisata Sumberwringin tidak sekadar sebagai destinasi rekreasi visual, melainkan sebagai laboratorium ekowisata yang sanggup mengintegrasikan pemberdayaan ekonomi komunitas lokal (community-based tourism) denganpreservasi keanekaragaman hayati secara holistik. (*)


Penulis: Latif J
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *