Hiburan Musik Hajatan di Bondowoso Berujung Maut: 3 Pemuda Beralih Jadi Korban Penusukan

​Bondowoso, Obor Rakyat — Acara hajatan warga di Desa Radu Cangkring, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, yang semula berlangsung meriah dengan alunan musik elekton, berubah menjadi tragedi mencekam pada Senin (12/10/2026) malam.
Acara hajatan warga di Desa Radu Cangkring, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, yang semula berlangsung meriah dengan alunan musik elekton, berubah menjadi tragedi mencekam. (Ilustrasi)

​Bondowoso, Obor Rakyat — Acara hajatan warga di Desa Radu Cangkring, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, yang semula berlangsung meriah dengan alunan musik elekton, berubah menjadi tragedi mencekam pada Senin (12/10/2026) malam.

Insiden berdarah terjadi sekitar pukul 22.30 WIB ketika pertikaian mendadak berujung aksi penyerangan menggunakan senjata tajam.

​Akibat penyerangan brutal tersebut, tiga orang pemuda yang tengah menikmati hiburan musik menjadi korban. Ketiganya adalah ZY (26), RH (16), dan MFA (17). Terduga pelaku diidentifikasi sebagai seorang pria berinisial S (35), warga Desa Sukowono, Kecamatan Pujer.

​Kasat Reskrim Polres Bondowoso, Iptu Wawan Triono, mengonfirmasi tindak pidana penganiayaan berat tersebut. Pihaknya bersama jajaran Polsek Pujer langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima laporan warga sekitar pukul 23.05 WIB.

​”Benar, telah terjadi tindak penganiayaan di lokasi acara hajatan di Kecamatan Pujer. Anggota piket Polsek Pujer langsung meluncur ke TKP untuk melakukan tindakan awal kepolisian,” ujar Iptu Wawan Triono, Selasa (13/10/2026).

​Bermula dari Keributan di Tengah Kerumunan Penonton

​Iptu Wawan menjelaskan, peristiwa miris ini bermula saat korban beserta rekan-rekannya tengah menonton hiburan musik di pesta pernikahan/hajatan tersebut. Di tengah keramaian, situasi mendadak ricuh. Terduga pelaku S secara tiba-tiba mengayunkan sebilah pisau ke arah RH di antara kerumunan penonton.

Baca Juga :  Tragedi di Jalan Lengang Bondowoso: Petugas Bank Cabang Pujer Ditikam OTK Saat Pulang Bertugas

​Melihat bahaya mengancam rekannya, ZY bersikap refleks pasang badan dan mencoba menangkis serangan pelaku dengan tangan kosong demi melerai aksi penyerangan itu.

​”Ada salah satu dari korban yang menghalau, melerai,” terang Kasat Reskrim.

​Nahas, aksi penyelamatan itu berujung luka-luka sabetan dan tusukan senjata tajam pada ketiga korban.

Kepolisian Dalami Motif dan Buru Pelaku

​Usai berhasil menyelamatkan diri dari amukan pelaku, ketiga korban yang bersimbah darah segera dilarikan ke Puskesmas Pujer untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

​Sementara itu, petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengamankan TKP, mencatat keterangan saksi, serta menyita barang bukti berupa pakaian korban yang robek dan bersimbah darah akibat sabetan sajam. Korban juga sudah dimintai keterangan awal oleh penyidik.

​Saat ini, Satreskrim Polres Bondowoso masih mendalami motif di balik aksi penganiayaan berat tersebut dan melakukan pengejaran terhadap pelaku S.

​”Terduga pelaku sudah teridentifikasi. Mohon doanya, semoga pelaku bisa segera kita amankan,” tegas Iptu Wawan.

​Insiden kelam ini kembali menjadi cerminan mirisnya potensi kerawanan dalam acara hiburan massa jika tidak diimbangi dengan pengamanan ketat serta kontrol emosi para pengunjung. (*)


Penulis: Kusnanto
Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *