Ikuti Google Maps, Truk Terguling di Jalur Alternatif Bondowoso–Jember

Bondowoso, Obor Rakyat — Ketergantungan pada aplikasi navigasi kembali memakan korban. Sebuah truk pengangkut gabah terguling di jalur alternatif Bondowoso–Jember, tepatnya di Desa Grujugan Kidul, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, pada Sabtu dini hari (4/4/2026).
Truk yang terguling saat di evakuasi.

Bondowoso, Obor Rakyat — Ketergantungan pada aplikasi navigasi kembali memakan korban. Sebuah truk pengangkut gabah terguling di jalur alternatif Bondowoso–Jember, tepatnya di Desa Grujugan Kidul, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, pada Sabtu dini hari (4/4/2026).

Insiden ini terjadi saat truk bernomor polisi N 8621 BE yang dikemudikan Antok (40), warga Balung, Jember, tak mampu mengendalikan laju kendaraan di jalur tanjakan berkelok.

Truk tersebut akhirnya terjun ke area persawahan di sisi barat jalan dan terguling dengan posisi roda di atas.

Perjalanan Antok bermula saat ia mengangkut gabah dari Balung menuju kawasan Arak-arak. Namun, rute yang ditampilkan Google Maps justru mengarahkan kendaraan besar itu melewati Jalan Tasnan—jalur sempit yang sebenarnya tidak diperuntukkan bagi truk sumbu panjang.

Setibanya di lokasi kejadian, Antok dihadapkan pada kondisi jalan yang menanjak dan langsung berbelok tajam ke kanan. Situasi semakin genting ketika dari arah berlawanan muncul sepeda motor dengan kecepatan tinggi.

Baca Juga :  Putus Rantai Nepotisme atau Sekadar Slogan?, Sekda Bondowoso Tanggapi Dua Kasus ASN

Kaget dan panik, Antok spontan membanting setir ke kanan. Alih-alih menghindari tabrakan, truk justru kehilangan keseimbangan dan terperosok ke sawah.

“Apes mas, saya belum pernah lewat jalan ini, cuma ikut maps di HP saja. Sampai sini pas belok ada sepeda motor, karena kaget panik akhirnya saya banting kanan,” ungkapnya.

Petugas dari Unit Gakkum Satlantas Polres Bondowoso bersama anggota Polsek setempat langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan warga.

Proses evakuasi truk dan muatan gabah dilakukan secepat mungkin mengingat jalur tersebut merupakan akses alternatif yang cukup padat.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bondowoso, IPDA Abdillah Muchtar, mewakili Kasat Lantas AKP Irwan Rizky Prakoso, menyampaikan bahwa evakuasi berjalan lancar berkat bantuan warga sekitar.

“Pasca menerima laporan kami langsung menuju TKP dan melakukan evakuasi truk dan muatannya. Alhamdulillah prosesnya cukup cepat dengan dibantu warga,” jelasnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, truk mengalami kerusakan cukup parah dan sebagian muatan gabah tumpah ke area persawahan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bagi para pengendara, khususnya kendaraan besar, agar tidak sepenuhnya bergantung pada aplikasi navigasi tanpa mempertimbangkan kondisi riil jalan.

Petugas kepolisian pun mengimbau agar pengguna jalan tetap mematuhi rambu-rambu yang telah disesuaikan dengan karakteristik jalur.

“Dihimbau agar ikut rambu yang dipasang petugas, karena semua rambu sudah disesuaikan dengan kondisi jalan,” pungkas Abdillah. (*)


Penulis: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *